Mei 2, 2026

Stone Garden Citatah: Hamparan Batuan Purba yang Mirip Latar Film Klasik

Jawa Barat menyimpan sejuta misteri geologi yang sangat menarik untuk dieksplorasi, dan salah satu yang paling dramatis adalah Stone Garden Citatah. Terletak di puncak Gunung Pawon, Kabupaten Bandung Barat, kawasan ini menyuguhkan pemandangan ribuan batuan karst yang berdiri tegak dengan pola yang tidak beraturan. Bagi para pelancong yang menyukai sejarah bumi, tempat ini nampak seperti sebuah taman batu purba yang membawa kita kembali ke jutaan tahun lalu saat wilayah ini diyakini masih merupakan dasar laut yang terangkat ke permukaan.

Lanskap di Stone Garden Citatah seringkali disebut mirip dengan latar film-film fantasi klasik karena bentuk bebatuannya yang eksotik dan artistik. Berjalan di antara bongkahan batu kapur yang berwarna kelabu ini memberikan sensasi petualangan di dunia lain, terutama saat kabut tipis turun menyelimuti perbukitan. Cahaya matahari yang masuk di antara sela-sela batu menciptakan bayangan yang dramatis, menjadikannya lokasi impian bagi para fotografer lanskap. Dari titik tertinggi, pengunjung juga dapat melihat hamparan lembah dan aktivitas pertambangan kapur di kejauhan yang memberikan gambaran tentang dinamika geologi daerah tersebut.

Keunikan dari kawasan Stone Garden ini adalah kedekatannya dengan Situs Goa Pawon, di mana ditemukan kerangka manusia purba yang menjadi nenek moyang orang Sunda. Hal ini menambah nilai sejarah dan edukasi bagi siapa pun yang berkunjung. Udara di puncak bukit cenderung kering dan terik saat siang hari, namun angin yang berembus kencang memberikan kesegaran tersendiri. Pengunjung disarankan menggunakan alas kaki yang kuat karena medan bebatuan yang tajam dan berundak. Tempat ini benar-benar menawarkan kombinasi antara keindahan alam, olahraga daki ringan, dan pengetahuan sejarah purbakala.

Akses menuju lokasi di wilayah Citatah ini cukup mudah dijangkau dari arah gerbang tol Padalarang. Pemerintah setempat dan komunitas pecinta alam terus berupaya menjaga kelestarian taman batu ini agar tidak rusak oleh tangan-tangan jahil. Fasilitas umum seperti area duduk dan papan informasi mengenai pembentukan batuan karst mulai tertata dengan baik. Masyarakat sekitar juga mulai merasakan manfaat ekonomi dengan membuka kedai-kedai kecil yang menyajikan minuman segar dan camilan bagi para wisatawan yang baru saja turun dari puncak bukit setelah berburu foto estetik di antara bebatuan purba tersebut.

journal.pafibungokab.org

learn.pafipemkotkerinci.org

news.pafipemkotpalopo.org